THE PROCESS OF BOTTLING LOVE

THE SOURCE


Cerita kita dimulai dari sebuah tempat bernama Gunung Ungaran. Gunung Ungaran adalah gunung yang indah yang terletak di daerah Semarang selatan. Pada awal 2000-an, pendiri perusahaan ini melihat potensi di mata air alami gunung Ungaran ini. Sehingga, pada tahun 2003 ia menugaskan pembangunan pipa air stainless sepanjang setengah kilometer dan mendirikan pabrik air Pelangi.

CONTAINMENT
BY GRATIVATION


Untuk menjaga kesegaran air Pelangi; pipa kami dirancang dengan cara yang memastikan bahwa proses ekstraksi kami terjadi sealami mungkin. Proses ekstraksi kami dapat dilakukan tanpa pompa; sehingga air gunung murni mengalir secara alami ke pabrik kami. Kami menyebutnya proses ini "Gravitasi".

THE MIRACLE OF
PURIFICATION PROCESS


Semakin murni sebuah mata air, semakin enak rasa air itu. Terjun langsung dari puncak gunung Ungaran, air kami telah melalui berbagai proses pemurnian alami. Kami juga menggunakan proses ultra filtrasi higeinis untuk lebih memurnikan kualitas air kita. Sehingga, air Pelangi adalah salah satu air minum yang paling menyegarkan dan kaya akan mineral yang akan pernah anda temukan.

THE MIRACLE OF
SPIRITUAL CRYSTAL


Dr Masaru Emoto menemukan bahwa sifat kristal air dapat dipengaruhi oleh kata-kata kita dan musik yang didengarkan. Walaupun kebenarannya masih dipertanyakan, kami percaya dengan teori ini. Sehingga, seperti seorang ibu hamil yang berbicara positif dan memainkan musik yang indah untuk bayi mereka; karyawan kami terus menyatakan afirmasi positif terhadap botol Pelangi kami dan memainkan musik positif selama proses produksi.

PACK WITH LOVE


Jika hanya ada satu hal yang dapat anda ingat dari seluruh website ini, hal itu adalah bahwa KAMI MENCINTAIMU!! Cinta adalah filosofi utama perusahaan kami, hal itu mempengaruhi cara beroperasi kami, baik sebagai individu maupun sebagai sebuah keluarga besar. Kami hadir untuk mencintaimu! Dapatkah anda merasakan cinta kami yang bergema dari kotak Pelangi ini?

DELIVERING LOVE
TO YOUR DOORSTEP


Kami suka mengimajinasikan diri kita sebagai malaikat cinta. Bukan karena kami berpikir bahwa kami imut atau gemuk; tetapi karena seperti bagaimana malaikat cinta membuat orang jatuh cinta dengan anak panahnya; kami mencoba membuat Anda jatuh cinta dengan kehidupan dengan menyodorkan "cinta dalam botol" ke pintu depan rumah anda.